MTCNA Modul 4: Cara Setting Bridge MikroTik untuk Menggabungkan Port LAN & WiFi

Dipublikasikan oleh

MTCNA Modul 4: Bridging System & Port Grouping

Pernahkah Anda ingin agar komputer yang terhubung di port 2, port 3, dan WiFi mendapatkan rentang IP Address yang sama agar bisa saling *sharing* file? Fitur Bridge adalah solusinya! Kita akan menyatukan beberapa port fisik menjadi satu kelompok (seperti Switch).

Konsep Dasar Bridge

Secara garis besar, Bridge menggabungkan 2 atau lebih antarmuka (interface) jaringan pada layer 2 (Data Link) sehingga mereka berada dalam satu *Broadcast Domain* yang sama.

Target Skenario Kita

  • Port Internet: ether1
  • Port Lokal (Bridge): ether2, ether3, dan wlan1 (WiFi)
  • IP Address LAN: Akan dipasang pada antarmuka Bridge (bukan di masing-masing port).

⚠️ Awas Jebakan Winbox!

Saat Anda memasukkan port yang sedang Anda gunakan ke dalam Bridge, koneksi Winbox PASTI AKAN TERPUTUS (Disconnect). Jangan panik! Tunggu 5 detik, lalu login kembali menggunakan MAC Address.

1

Membuat Wadah "Virtual Switch"

Langkah pertama adalah membuat nama wadahnya. Bayangkan Anda sedang membeli sebuah *Switch HUB* kosong sebelum mencolokkan kabel-kabelnya.

Metode Winbox (GUI)

  1. Buka menu Bridge di kolom sebelah kiri.
  2. Pada tab Bridge, klik ikon (+) Add berwarna biru.
  3. Pada kolom Name, berikan nama yang mudah diingat, misalnya: bridge-lan.
  4. Klik Apply lalu OK.
Metode Terminal (CLI)
/interface bridge add name=bridge-lan
2

Memasukkan Port ke Bridge

Wadahnya sudah ada, sekarang saatnya "mencolokkan" port ether2, ether3, dan wlan1 ke dalam kelompok bridge-lan tersebut. Ketiga port ini sekarang menjadi "budak" dari interface Bridge.

Metode Winbox (GUI)

  1. Masih di menu Bridge, pindah ke tab Ports.
  2. Klik ikon (+) Add.
  3. Pilih Interface: ether2, dan Bridge: bridge-lan. Klik OK. (Winbox Anda mungkin akan putus sebentar).
  4. Ulangi klik (+) Add untuk ether3 dan wlan1.
Metode Terminal (CLI)
# Menambahkan port satu persatu ke dalam bridge-lan
/interface bridge port add bridge=bridge-lan interface=ether2
/interface bridge port add bridge=bridge-lan interface=ether3
/interface bridge port add bridge=bridge-lan interface=wlan1
3

Memberikan IP Address pada Bridge

Aturan emas: Setelah port dimasukkan ke dalam Bridge, jangan pernah memberikan IP Address atau DHCP Server pada port fisiknya. Semua IP Address WAJIB diberikan kepada interface induknya, yaitu bridge-lan.

Metode Winbox (GUI)

  1. Buka menu IPAddresses.
  2. Jika ada IP yang menempel di ether2, klik 2x lalu ganti interfacenya menjadi bridge-lan, atau klik (+) Add.
  3. Address: 192.168.20.1/24. Interface: bridge-lan.
  4. Klik Apply dan OK.
Metode Terminal (CLI)
# Menambahkan IP Gateway ke interface bridge
/ip address add address=192.168.20.1/24 interface=bridge-lan

Ringkasan Modul 4

Bridge Port: Menyatukan port LAN dan WLAN ke dalam satu grup agar bisa berbagi rentang IP yang sama.
Awas Putus: Memasukkan port yang dipakai untuk me-remote router ke dalam Bridge akan memutus koneksi Winbox (Disconnect sementara).
Master Interface: Setelah port masuk ke Bridge, port tersebut menjadi *slave*. IP Address wajib dipasang di Bridge.
CPU Load: Bridging menggunakan tenaga prosesor (Software). Jika butuh performa tinggi antar port, gunakan fitur Hardware Offloading (Switch Chip).

Sudah paham menggabungkan Port?

Lanjut belajar mencari jalan terbaik!

Modul 5: Static Routing

Ruang Diskusi

0 Komentar

Tulis Pesan Publik