MTCNA Modul 9: RouterOS Tools & Maintenance
Sehebat apapun konfigurasi Anda, suatu saat router bisa saja bermasalah (hardware rusak, internet lemot, atau diserang virus). Di modul ini, kita belajar cara menyelamatkan konfigurasi (Backup/Export) dan menggunakan alat pelacakan masalah (Troubleshooting Tools) bawaan MikroTik.
Perbedaan Backup & Export
Banyak teknisi pemula keliru membedakan kedua fitur ini. Walaupun fungsinya sama-sama untuk menyimpan pengaturan, peruntukannya sangat berbeda!
Fitur Backup (.backup)
- Menyimpan SELURUH isi router (termasuk MAC Address, Password, user login).
- File berbentuk binary (tidak bisa dibaca/diedit di Notepad).
- Hanya boleh di-restore ke router yang SAMA PERSIS (MAC Address fisik dan seri hardware sama).
Fitur Export (.rsc)
- Menyimpan konfigurasi dalam bentuk teks perintah CLI (Script).
- File bisa dibuka, dibaca, dan diedit menggunakan Notepad/VS Code.
- Bisa di-import ke tipe router MEREK LAIN (Misal: dari RB941 dipindah ke RB750Gr3).
Backup & Restore Data
Menyimpan & Memulihkan Data (Backup / Restore)
Biasakan melakukan rutinitas ini setiap kali Anda selesai melakukan konfigurasi besar pada router klien.
Metode Winbox (GUI)
- Buka menu Files di menu kiri.
- Klik tombol Backup di bagian atas.
- Beri nama file (Misal:
Backup-Kantor-Juli). Klik Backup. - File akan muncul di daftar. Anda bisa Copy dan Paste file tersebut ke PC Anda.
- Untuk memulihkan, klik file tersebut di menu Files, lalu tekan Restore. Router akan reboot.
# Untuk membuat Backup
/system backup save name="Backup-Kantor-Juli"
# Untuk memulihkan Backup
/system backup load name="Backup-Kantor-Juli.backup"
Mengekstrak Konfigurasi (Export)
Mengekstrak Konfigurasi (Export / Import Script)
Jika router lama rusak dan Anda membeli tipe router yang berbeda, gunakan metode Export. Metode ini hanya bisa dilakukan via Terminal CLI.
# Export seluruh konfigurasi router ke file script (.rsc)
/export file="Setingan-Lengkap"
# Export spesifik (Hanya setingan Firewall)
/ip firewall export file="Firewall-Saja"
# Memasukkan script ke router baru (Upload dulu ke menu Files)
/import file="Setingan-Lengkap.rsc"
Mendeteksi Masalah Jaringan
Mendeteksi Masalah dengan "Torch" & "Traceroute"
Klien protes internet tiba-tiba lelet? Jangan panik, gunakan alat intelijen bawaan MikroTik!
Tool: Torch
Memantau aliran trafik internet secara Real-Time. Sangat ampuh untuk mengetahui IP Klien mana yang menyedot bandwidth paling besar.
Winbox ➔ Tools ➔ Torch
CLI: /tool torch interface=ether2
Tool: Traceroute
Melacak jalur lompatan paket (hop) ke server tujuan. Berguna jika ping putus (RTO), kita tahu putusnya di titik mana.
Winbox ➔ Tools ➔ Traceroute
CLI: /tool traceroute 8.8.8.8
Jurus Pamungkas: Netinstall
Jurus Pamungkas: Netinstall
Lupa password Winbox dan tombol Reset ditekan tidak bereaksi? Router gagal booting (bricked)? Solusi terakhirnya adalah di-flash ulang menggunakan aplikasi Netinstall.
Cara Kerja: Unduh aplikasi Netinstall dan file OS (.npk). Hubungkan PC ke router via kabel LAN. Tekan dan tahan tombol Reset fisik pada router *sebelum* dicolokkan listrik, tahan terus hingga lampu berhenti berkedip dan router terdeteksi di aplikasi. Lalu klik Install.
Ringkasan Modul 9
Materi dasar MikroTik selesai!